Rekomendasi 10 Project Management Software


Project Management Software adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu produktivitas dalam sebuah industri. Selain itu, Project Management Software juga berguna dalam memantau jalannya proyek dari brainstorming, diskusi, perencanaan anggaran hingga approval dari klien.
Maka dari itu, setiap perusahaan dari berbagai sektor industri disarankan untuk menggunakan Project Management Software yang sesuai dengan kebutuhan karyawannya.
Jika anda belum menemukan Project Management Software yang sesuai, di bawah ini adalah 10 rekomendasi Project Management Software dengan fitur unggulannya. Tertarik coba?
1. Wrike


Pertama, Wrike merupakan aplikasi manajemen proyek yang ideal untuk kolaborasi lintas divisi. Software ini terintegrasi dengan ratusan aplikasi populer seperti Google Drive, Zoom, dan Microsoft Teams. Selain itu, pengguna dapat membuat daftar tugas, mengeksekusi pekerjaan, hingga proses persetujuan dalam satu platform tunggal. Dengan berbagai kemudahan ini, Wrike cocok untuk tim yang membutuhkan pusat kolaborasi terpadu.
Seluruh data dan tugas yang disubmit juga dapat terjamin rahasianya. Wrike juga dilengkapi ratusan template yang dapat memudahkan ragam pekerjaan. Wrike juga menawarkan langganan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan timmu.
2. Click Up


Cocok untuk memantau produktivitas, aplikasi Click Up dilengkapi dengan fitur time management yang dapat memberikan laporan waktu atau lamanya pengguna bekerja. Selain itu, fitur ini juga dapat memberikan estimasi waktu dalam mengerjakan proyek. Tentu ini juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap produktivitas pengguna dan timnya.
Selain itu, Click Up juga dilengkapi dengan fitur mind map yang dapat membantu memvisualkan setiap proyek, tugas dan ide. Seperti yang kita tahu, bahwa mind map dipercaya dapat meningkatkan fokus pengguna terhadap topik yang sedang dikerjakan.
3. Monday.com


Berbeda dengan Project Management Software lainnya, Monday.com memiliki beberapa produk seperti Monday Work Management, Monday CRM, Monday Dev dan Monday Service. Tentunya produk ini dapat disesuaikan dengan pekerjaan pengguna.
Misal seperti Monday Work Management yang cocok digunakan untuk tim HR karena dilengkapi dengan fitur project management, resource management, task management dan sebagainya. Begitu juga dengan Monday Dev yang sangat cocok untuk para IT Developer. Monday.com memiliki fitur yang dapat mendukung produktivitas engineer seperti bug tracking, incident management dan feature request. Monday Dev juga dapat terintegrasi dengan aplikasi coding seperti Figma, Circleci, PagerDuty hingga Zoom dan Microsoft Teams.
4. Airtable


Airtable memiliki fitur template project management yang dapat digunakan oleh berbagai latar belakang pekerjaan. Misal seperti Industri Film, Edukasi, Real Estate, UMKM hingga Personal. Template ini tentu dapat membantu pengguna dalam menjalankan bisnis. Template yang disediakan pun disesuaikan dengan kebutuhan industri. Seperti template budgeting, template schedule, template time tracker hingga inventory.
5. Teamwork


Seperti namanya, Teamwork adalah Project Management Software yang mengkolaborasikan tim dan proyek dengan klien. Teamwork menyediakan ruang kerja di mana tim dapat mengerjakan dan klien juga berkontribusi di dalamnya. Tentu ini dapat mempercepat komunikasi dua arah.
Biasanya, di cara konvensional, tim dan klien memiliki media komunikasi yang terpisah. Tentu ini dapat memperlambat alur approval. Jika tim dan klien berkumpul di Teamwork, masing-masing pihak dapat mengerjakan tugasnya dengan segera. Tim mengerjakan task sesuai role. Sementara klien dapat memberikan feedback langsung seperti komentar dan saran.
6. Celoxis


Celoxis menawarkan fitur yang lebih mendalam dibandingkan aplikasi sejenis. Platform ini dilengkapi dengan pengelolaan risiko, perencanaan proyek interaktif, indikator kesehatan proyek, hingga analisis keuangan terintegrasi. Dengan fitur-fitur tersebut, pengguna dapat mengontrol anggaran, melacak pendapatan, dan membuat prediksi finansial. Hasilnya, tim dapat lebih mudah memprediksi potensi laba-rugi dalam setiap proyek yang dikelola.
7. Zoho Project


Zoho Project memiliki beberapa produk yang dapat mendukung berbagai divisi di setiap industri. Seperti Divisi Penjualan dengan fitur email marketing, Divisi Pemasaran dengan fitur campaign, Divisi Legal dengan fitur kontrak yang menjadi nyawa Tim Legal, SDM hingga IT. Setiap produknya juga memiliki fitur unggulan yang belum dimiliki project management software lainnya.
Selain itu, Zoho Project juga memiliki fitur digital sign yang dapat membantu memangkas waktu dan kertas dibanding dengan tanda tangan konvensional. Zoho Project juga tersedia dengan Bahasa Indonesia dibanding aplikasi lainnya.
8. Smartsheet


Smartsheet memiliki tampilan dan fitur yang mirip dengan spreadsheet dari Google Sheets dan Microsoft Excel. Tentu ini dapat memudahkan pengguna yang sudah terbiasa dengan UI spreadsheet dan tidak perlu beradaptasi lagi dengan UI yang baru dari berbagai aplikasi project management software lainnya.
Smartsheet juga sangat direkomendasikan untuk perusahaan dengan skala besar karena Smartsheet memiliki fitur yang lebih rinci dan mendalam dibanding beberapa aplikasi lainnya.
9. Jira


Jira adalah project management software yang sangat cocok untuk para IT Developer dalam mengembangkan perangkat lunak. Terutama jika pengguna menggunakan metode Agile (Scrum dan Kanban).
Jira juga dapat melacak bug pada aplikasi, manajemen sprint dan terintegrasi dengan berbagai aplikasi pengembang software seperti GitLab, Confluence dan alat CI/CD seperti Jenkins. Integrasi ini memudahkan tim pengembang untuk melacak kode, build, dan merilis perangkat lunak tanpa perlu keluar dari platform Jira
Jika pengguna bekerja dengan tim pengembang perangkat lunak atau dalam proyek berbasis teknologi yang mengharuskan pelacakan masalah dan kinerja secara mendalam, Jira adalah pilihan yang sangat tepat.
10. CBM Data


Berfokus pada Project Management, CBM Data menawarkan berbagai fitur spesial seperti project health dan cashflow yang dapat memantau anggaran sebuah proyek agar tidak out of budget yang berdampak pada kerugian perusahaan.
Selain itu, CBM Data juga memiliki fitur work order yang dapat memantau progres pekerjaan, aktivitas karyawan hingga daily report untuk memaksimalkan produktivitas karyawan. Dengan fitur selengkap dan sedetail tersebut, pengguna dapat berlangganan mulai dari Rp.0!
Klik “Get Started” untuk memulai proyek yang produktif dan budget friendly!